Rabu, 13 April 2011

UFO 3D ANIMATION USING GAME ENGINE OGRE

         “UFO” adalah akronim dari “Unidentified flying Object”, atau diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia menjadi “Benda Terbang Tak Dikenal”. Istilah “UFO encounter” atau “perjumpaan dengan UFO” sebenarnya mencakup secara luas seluruh peristiwa perjumpaan dengan segala macam benda terbang yang tak dikenal, tanpa harus mengacu kepada “Piring Terbang”, atau “kendaraan dari luar angkasa”. Suatu benda terbang tak dikenal mendapat istilah “UFO” sebelum berhasil diidentifikasi. UFO merupakan segala macam benda yang terdeteksi bisa terbang dengan terkendali (tidak sekedar hanyut terbawa angin), serta tidak diketahui asal-usulnya, atau diduga tidak termasuk dalam jenis benda terbang yang diketahui dibuat oleh manusia. Animasi ini bercerita mengenai suatu kejadian setelah terjadinya perang antar bangsa alien dengan pesawat UFO nya dan bangsa robot. Peperangan telah terjadi lama antara kedua bangsa tersebut. Hingga pada suatu waktu bangsa alien menemukan sebuah teknologi baru dalam peralatan perang mereka. Peralatan perang tersebut adalah sebuah senjata yang dapat mengubah semua besi menjadi batu yang memiliki warna seperti perunggu. Dikarenakan senjata tersebut juga dapat mengenai pasukan mereka sendiri, maka mereka menambahkan material baru terhadap pakaian perang mereka. Material tersebut berwujud seperti air, selain menetralkan efek senjata juga dapat memberi efek transparan bagi pemakainya. Karena hal-hal tersebut bangsa alien dapat mengalahkan bangsa robot dengan mudah.

§  Pembuatan model UFO

Dalam pembuatan model ufo, penulis menggunakan blender versi 2.5 alpha 2, berikut penjelasan pembuatan model ufo.

§  Langkah awal ialah membuat bagian tengah pada UFO. Sebelumnya lakukan view >> front untuk melihat tampilan objek dari depan kemudian lakukan add >> mesh >> uv sphere untuk menambahkan UV sphere yang akan kita gunakan untuk membuat ufo, lalu atur segmentasi, ring, dan size pada uv sphere. Disini penulis membuat segmentasi menjadi 50, ring menjadi 8 dan size menjadi 1000.

§  Selanjutnya pindah ke edit mode dengan klik tab dan seleksi bagian yang ingin dirubah bentuknya dengan tekan b pada keyboard lalu seleksi bagian tersebut, dalam hal ini penulis merubah bagian tengah dari uv sphere yang digunakan.

§  Kemudian scaling bagian yang telah diseleksi sebelumnya dengan menekan s pada keyboard, Disini penulis menscaling bagian tengah hingga nilai x, y, dan z bernilai 1.366, maka hasil bagian tengah dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

§  Langkah selanjutnya membuat bagian atas pada UFO yakni dengan langkah memotong bagian atas pada uv sphere, sebelumnya seleksi bagian atas yang ingin diseleksi dengan tekan s lalu seleksi bagian tersebut, setelah itu delete dah pilih vertices.

§  Kemudian pindah ke objek mode dengan tekan tab, setelah pindah ke objek mode, langkah berikutnya ialah membuat bagian atas yang telah dipotong sebelumnya yakni dengan menambahkan uv sphere dengan cara add >> mesh >> uv sphere, setelah itu lakukan sedikit penyesuaian dengan melakukan scaling dengan tekan s pada bagian atas yang diseleksi terlebih dahulu dan diatur ketinggiannya terhadap sumbu z dengan tekan g lalu z

§  Selanjutnya memotong bagian bawah dari uv sphere yang masih berbentuk bola dengan fcara klik kanan pada uv sphere, kemudian pindah ke edit mode dengan tekan tab lalu lepaskan seleksi yang terseleksi dengan tekan a.

§  Langkah berikutnya ialah memberikan batas pada bagian yang akan dipotong dengan cara alt+klik kanan.

§  Untuk mempermudah dalam melakukan seleksi, tekan z agar tampilan lebih jelas dalam menyeleksi.

§  Kemudian lakukan seleksi dengan cara menekan b pada keyboard kemudian klik kiri hingga semua bagian yang ingin diseleksi telah terseleksi.

§  Lalu delete bagian yang telah diseleksi dengan delete lalu pilih vertices.

§  Selanjutnya menggabungkan kedua uv sphere tersebut

§  dengan tekan z, kemudian pindah ke objek mode dengan tekan tab. Sebelum menggabungkan perhatikan bagian all scene,disana terdapat dua mesh yakni mesh dan mesh.001, untuk mesh merupakan bagian badan ufo,sedangkan mesh.001 merupakan ruang kemudi dari ufo. Penggabungan dua bagian ini digunakan untuk dapat pindah ke edit mode secara bersamaan. Untuk itu mesh.001 akan digabung dengan mesh dan hasil akhirnya hanya akan ada satu mesh. Karena disini akan hanya ada satu yang akan dijadikan pusat yakni mesh maka yang terlebih dahulu dipilih dengan mengklik kanan adalah mesh.001 lalu selanjutnya klik kanan+shift pada mesh. Setelah dipilih maka gabungkan kedua mesh tersebut dengan melakukan ctrl + j atau dengan cara objek >> join pada blender.

§  Setelah itu antara ruang kemudi dengan badan ufo masih terdapat jeda maka pindah ke edit mode kemudian sambungkan titik-titiknya sehingga membentuk persegi dengan mengklik kanan pada titik kemudian shift+klik kanan pada titik berikutnya. Kemudian tekan shortcut f. Lanjutkan hingga semua titik terhubung. Dalam pemilihan titik harus diperhatikan secara detail karena dapat mengenai titik yang salah atau yang tidak sesuai untuk membentuk persegi. Berikut merupakan tampian bagian atas yang telah jadi. Hasilnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

§  Selanjutnya langkah yang dilakukan ialah membentuk bagian bawah dari ufo yakni membentuk bagian mesin dari ufo. Langkah yang dilakukan ialah seleksi bagian bawah yang ingin dirubah dengan alt+klik kanan pada lingkaran luar kemudian shft+klik kanan pada titik tengah objek.

§  Kemudian dari bagian yang telah diseleksi tersebut akan dibuat cekungan dengan menekan e atau extrude kemudian atur letaknya

§  Untuk melepaskan seleksinya yakni dengan menekan a. Kemudian pilih lingkaran yg paling bawah dengan menekan alt+klik kanan, lalu tekan s (scale).

§  Setelah itu pilih pada bagian tengah dengan mengklik kanan lalu tekan g kemudian tekan z. Maka hasil gambar UFO dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

o   Pewarnaan model UFO



Pemberian texture terhadap objek ufo dilakukan dengan menggunakan blender 2.49b. Pemberian texture dilakukan dengan cara UVs Unwrap. Texture yang telah di unwrap diberi warna dengan software Adobe Photoshop. Pewarnaan dilakukan di blender 2.49 karena .mesh exporter belum dapat digunakan dalam blender versi terbaru. Pewarnaan menggunakan UV ini dilakukan dengan menguliti objek ufo yang telah dibuat. Langkah yang dilakukan ialah memberikan tanda pada bagian objek yang ingin diwarnai. Pada ufo disini bagian atas atau bagian kemudi akan diberi mawran hitam , sedangkan bagian tengah atau badan ufo dan bagian bawah atau bagian mesin akan diberikan warna kuning. Berikut tahapantahapannya:

§   Langkah pertama ialah buka file objek ufo yang telah dibuat sebelumnya. Pindah ke edit mode dengan menekan tab, kemudian tekan a untuk melepaskan seleksi, selanjutnya aktifkan edge (dapat dilihat seperti pada gambar berikut, yang dibertanda kotak merah). Hal ini dilakukan agar dapat melakukan seleksi terhadap objeknya.

§  Kemudian pilih bagian yg akan ditandai atau diseleksi dengan tekan alt+klik kanan. Setelah bagian yang ingin diwarnai diberi tanda kemudian tekan shortcut ctrl+e >> mark seam. Lakukan hal yang sama pada bagian-bagian lain yang ingin diwarnai.

§  Selanjutnya buat layar tambahan dengan cara klik kanan pada garis pemisah tombol kemudian pilih split area.

§  Lalu merubah layar sebelah kanan menjadi UV/Image editor. Selanjutnya masuk ke tahap UV Unwrap yakni dari bagian yang sudah ditandai sebelumnya, kita akan kupas atau kuliti dengan langkah yaitu pada layar sebelah kiri, rubah edit mode menjadi texture paint.

§  Selanjutnya setelah masuk ke texture paint lalu masuk kembali ke edit mode dengan menekan shortcut tab. Kemudian seleksi semua objek ufo dengan menekan shortcut a.

§  pada layar sebelah kanan pilih Uvs >> Unwrap. Maka hasil dari obek pada layar sebelah kanan setelah dilakukan Unwrap

§  pada layar sebelah kanan pilih Uvs >> Scripts >> Save UV Face Layout.

§  Selanjutnya, kita akan melakukan pewarnaan terhadap objek yang telah dikuliti dengan menggunakan photoshop. Buka file .tga yang sebelumnya disimpan pada photoshop.

§  Kemudian rubah nama background dengan nama layer 0 (untuk memudahkan dalam pewarnaan)

§  Selanjutnya buat layer baru dengan cara Layer >> New >> Layer kemudian tukar tempat antara layer 0 dengan layer 1 yakni layer baru. Lalu pilih layer 1 untuk diberikan warna. Memberikan warna pada layer 1 dengan menggunakan paint bucket tool. Layer 1 ini merupakan warna dasar dari objek ufo. Kemudian pilih layer 0, lalu rubah blending mode dari normal menjadi multiply.

§  Langkah berikutnya ialah membuat layer baru yakni layer 2. Kemudian pindahkan posisi layer 2 diantara layer 1 dan layer 0. Pada layer 2 ini kita akan memberikan warna pada bagian atas objek ufo yakni bagian kemudi. Pilih layer 2 kemudian pilih ellipse tool lalu buat lingkaran.

§  Selanjutnya buat layer baru, kemudian letakkan layer tersebut dibawah layer 0. Hal ini dilakukan agar layer 0 yang berguna sebagai layer pembantu dalam mewarnai tidak tertutup oleh layer lain. Pada layer baru ini, penulis akan mewarnai menggunakan brush tool.

§  Selanjutnya, sembunyikan layer 0 dengan meng-klik ikon yang bergambar mata yang berada tepat disebelah tulisan layer 0.

§  Kemudian save file yang telah diwarnai dengan cara pilih File >> Save for Web&Devices >> Save >> kemudian atur lokasi pemyimpanan file >> save. Setelah selesai menyimpan, buka kembali blender 2.49 untuk memasang tekstur yang telah dibuat.Langkah yang dilakukan ialah buka file ufo yang sudah dibuat sebelumnya, kemudian klik kanan pada objek ufo hingga terseleksi. Maka tampilannya akan seperti pada gambar dibawah ini (objek yg terseleksi akan memiliki garis tepi yg menyala).

§  Langkah berikutnya ialah pertama pilih shading kemudian pilih material buttons, kemudian add >> new.

§  Maka akan muncul tampilan baru, kemudian pada bagian texture pilih add >> new. Selanjutnya pindah ke texture button yang posisinya ada disebelah kanan material button. Setelah itu ganti texture type menjadi image, lalu load image yang sebelumnya sudah dibuat di photoshop. Lalu pilih image tersebut kemudian select image. Berikut merupakan gambar setelah selesai proses pada langkah yang diatas.

§  Selanjutnya kembali ke material buttons. Kemudian pilih map input yang posisinya ada di kanan bawah sebelah texture, lalu pilih UV.

§   Selanjutnya untuk melihat hasil pewarnaan maka lakukan rander dengan menggunakan shortcut F12. Berikut ini adalah hasil rander dari gambar ufo.


Pembuatan (Build) proyek OGRE menggunakan eclipse Setelah mengintegrasikan OgreSDK pada proyek UFO di Eclipse IDE, sekarang akan dijelaskan bagaimana mem-build proyek tersebut. Langkah – langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:
1.      Buat sebuah file source C++ yang baru di dalam proyek ufo. Caranya yaitu klik menu File >> New >> Source File. Pada jendela New Source File, berilah nama untuk file source C++ tersebut misalnya ufo.cpp. Klik tombol Finish bila sudah.
2.      Selanjutnya, ketik source code ke dalam file ufo.cpp dalam Eclipse IDE tadi. Setelah itu, simpan file tersebut dan Build. Proyek dapat di-build dari menu Project >> Build All. Bila tidak ada satupun kesalahan atau peringatan yang terjadi, maka file executable-nya sudah terbentuk pada direktori Debug dari proyek ufo di dalam workspace eclipse-default.
3.      Copy semua model, material, dan teksture yang dibutuhkan ke dalam folder C:\OgreSDK\media\models, C:\OgreSDK\media\materials\scripts, dan C:\OgreSDK\media\materials\textures.
4.      Untuk dapat menjalankan file executable tersebut, gandakan seluruh file yang ada dalam direktori C:\OgreSDK\bin\debug ke direktori Debug dari proyek UFO
5.      Setelah itu, gandakan pula file DirectX SDK (d3dx9d_30.dll) ke direktori tersebut.
6.      Selanjutnya, buka file resources.cfg menggunakan Notepad. Gantilah string ../.. menjadi c:\ogresdk. Ini dilakukan untuk memanggil seluruh resource yang dibutuhkan dari OgreSDK agar file executable tesebut dapat berjalan dengan semestinya
7.      Jika seluruh langkah sebelumnya telah dilakukan, maka kita sekarang telah dapat menjalankan file executable ufo.exe tersebut. Jika berhasil, maka akan ditampilkan jendela OGRE Engine Rendering Setup. Jendela ini menawarkan kita untuk memilih library grafis yang akan digunakan untuk merender program ufo.exe tersebut apakah menggunakan Direct3D atau OpenGL. Kali ini kita hanya akan menggunakan library OpenGL untuk merendernya.
8.      Setelah memilih library OpenGL (OpenGL Rendering Subsystem) dari jendela OGRE Engine Rendering Setup tersebut, klik tombol OK. Maka program ufo.exe tersebut akan dijalankan sepenuhnya oleh sistem. Perhatikanlah gambar berikut ini:
Pengujian animasi ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
·         Instal game engine OGRE
·         Copy semua material dan model kedalam OgreSDK
·         Set lokasi OgreSDK pada resources.cfg
·          Klik dua kali pada animasi ufo yang berekstension .exe Saat animasi dijalankan maka akan tampil layar OGRE dimana terdapat dua pilihan dalam proses rendernya yakni dengan OpenGL dan Direct3D9.

0 komentar:

Posting Komentar

Share IT is Easy !!!! Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger